"Banyak wanita zaman sekarang berbicara tentang haknya mengatas namakan "Emansipasi". Tapi q jadi bingung sendiri sebenarnya sampai dimana kita bisa tuntut kesetaraan kita terhadap kaum adam? Bukankah dulu ibu kita RA Kartini hanya berusaha memprjuangkan hak wanita sebagai manusia? Yang dalam artian mempunyai hak untuk menuntut ilmu, mempunyai hak untuk berpendapat dan sebagaianya yg menjadi Hak Azasi setiap manusia.. Bukan sebagai laki - laki?!
Karena kita memang berbeda! Bukan hanya sekedar fisik tapi juga karakter yang berimbas dari fisik itu sendiri..Mau tidak mau, suka tidak suka kita memang berbeda! Masing - masing dari kita punya kedudukan / posisi yang berbeda, punya tugas yang beda, punya kewajiban dan tanggung jawab yang berbeda dengan laki - laki.. tapi setara!!
Kita tidak akan pernah bisa saling berganti posisi, tapi kita bisa saling melengkapi..dan mungkin memang harus saling melengkapi! Karna yang seperti itu adalah memang tujuan dari Sang Pencipta.."
Sekarang banyak para wanita yang benar - benar terobsesi dengan karirnya..
Jadi teringat ada teman yang berpendapat, kita jadi istri harus kerja, agar tidak direndahkan suami & tidak terlalu bergantung sama suami.. Jadi, andai suatu saat ada masalah suami tidak bisa semau - maunya! Secara tidak langsung ingin menunjukkan bahwa kita adalah wanita mandiri yang tanpa suami pun bisa hidup juga kok!Ow ow...Dengar yang seperti ini kenapa q justru malah jadi takut berkarir ya? Jujur q takut jadi merasa tidak butuh suami, q takut jadi berpikir lebih hebat dari suami, q takut jadi merasa sama kerja kerasnya diluar jadi tidak fokus dirumah.. Kalau sudah begini bagaimana nanti q bisa mempertanggungjawabkan amanah q dihadapNYA?? Bukankah tugas utama kita sebagai wanita adalah menjadi istri dan ibu yang baik bagi suami dan anak - anak?
Tidak salah kalu kita ingin mengapresiasikan apa yang mungkin ada dalam diri kita.. tapi jangan sampai hal tersebut malah menyita waktu dan pikiran kita dari tugas utama kita.. ;)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar